Kamis, 30 Mei 2013

Seorang ISTRI dan PENGEMIS

Pada suatu hari sepasang
suami isteri sedang makan
bersama di rumahnya.

Tiba-tiba pintu rumahnya diketuk
... seorang pengemis.

Melihat
keadaan pengemis itu, si isteri merasa
terharu dan dia
bermaksud hendak memberikan sesuatu. Tetapi sebelumnya sebagai seorang wanita yang patuh
kepada suaminya, dia meminta izin
terlebih dahulu kepada
suaminya, "Suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu ?".

Rupanya suaminya
memiliki
karakter berbeda dengan wanita itu. Dengan suara
lantang dan kasar menjawab,
"Tidak usah! usir saja dia, dan tutup kembali pintunya!" Si isteri
terpaksa tidak
memberikan apa-apa kepada
pengemis tadi sehingga dia
berlalu dengan kecewa.

Pada suatu hari yang naas,
perdagangan lelaki itu jatuh
bangkrut. Kekayaannya habis
dan ia menderita banyak
hutang. Selain itu, karena ketidakcocokan sifat dengan isterinya, rumah tangganya
menjadi berantakan sehingga
terjadilah perceraian.

Tidak lama
sesudahnya bekas
isteri yang pailit itu menikah lagi dengan seorang pedagang dikota dan hidup berbahagia.

Pada suatu ketika wanita itu
sedang makan dengan suaminya
(yang baru), tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya
diketuk orang. Setelah
pintunya dibuka ternyata tamu
tak diundang itu adalah seorang
pengemis yang sangat mengharukan
hati wanita itu.

Maka wanita itu berkata kepada
suaminya, "Wahai suamiku,
bolehkah aku memberikan
sesuatu kepada pengemis ini?"
. Suaminya menjawab,"Berikan makan pengemis itu!"
.
Setelahmemberi makanan
kepada pengemis itu isterinya
masuk kedalam rumah sambil
menangis. Suaminya dengan
perasaan heran bertanya
kepadanya, "Mengapa engkau
menangis? apakah engkau
menangis karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam kepada pengemis
itu?".

Wanita itu menggeleng halus,
lalu berkata dengan nada sedih,
"Wahai suamiku, aku sedih
dengan perjalanan takdir yang
sungguh menakjubkan hatiku. Tahukah engkau siapa pengemis yang
ada diluar
itu ?............ Dia adalah mantan suamiku
yang pertama dulu.

" Mendengar keterangan
isterinya demikian, sang suami sedikit terkejut, tapi segera ia balik bertanya, "Dan, tahukah
engkau siapa aku yangkini
menjadi suamimu ini?.................. Aku adalah pengemis yang dulu
diusirnya!".

Roda kehidupan selalu berputar. Anda tidak akan pernah tahu
posisi Anda akan diatas atau di
bawah.

Renungan : "Jangan Bersikap Sombong
ketika berada diATAS,
tebarkan perbuatan baik
dimana - mana maka anda akan
menerima balasannya"

Senin, 27 Mei 2013

::::: KISAH SEORANG IBU & PENGORBANANNYA :::::

Ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan sang wanita adalah seorang yatim piatu, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat sang pria jatuh hati.

 Sang wanita hamil di luar nikah. Sang pria lalu mengajaknya menikah, dengan membawa sang wanita ke rumahnya. Seperti yang sudah mereka duga, orang tua sang pria tidak menyukai wanita tsb. Sebagai orang yang terpandang di kota tsb, latar belakang wanita tsb akan merusak reputasi keluarga. Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan untuk anaknya. Sang pria berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.

 Sang wanita merasa tak berdaya, tetapi sang pria menyakinkan wanita tsb bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Sang pria terus berargumen dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan orangtuanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang anak sangat tunduk pada orang tuanya).

 Sebulan telah berlalu, sang pria gagal untuk membujuk orang tuanya agar menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk anak satu-satunya, agar berpisah dengan wanita tsb, yang menurut mereka akan sangat merugikan masa depannya.

 Sang pria akhirnya menetapkan pilihan untuk lari. Ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua sang pria. Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar.

 Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Sang wanita sangat terkejut dengan kedatangan ayah dan ibu sang pria. Mereka kemudian memohon pengertian dari sang wanita, agar meninggalkan anak mereka satu-satunya.

 Menurut mereka, dengan perbedaan status sosial yang sangat besar, pernikahan mereka hanya akan menjadi gunjingan seluruh penduduk kota, reputasi anaknya akan tercemar, orang² tidak akan menghormatinya lagi. Akibatnya, bisnis yang akan diwariskan kepada anak mereka akan bangkrut secara perlahan².

 Mereka bahkan memberikan uang dalam jumlah banyak, dengan permohonan agar wanita tsb meninggalkan kota ini, tidak bertemu dengan anaknya lagi, dan menggugurkan kandungannya. Uang tsb dapat digunakan untuk membiayai hidupnya di tempat lain.

 Sang wanita menangis tersedu-sedu. Dalam hati kecilnya, ia sadar bahwa perbedaan status sosial yang sangat jauh, akan menimbulkan banyak kesulitan bagi kekasihnya. Akhirnya, ia setuju untuk meninggalkan kota ini, tetapi menolak untuk menerima uang tsb. Ia mencintai sang pria, bukan uangnya. Walaupun ia sepenuhnya sadar, jalan hidupnya ke depan akan sangat sulit.

 Ibu sang pria kembali memohon kepada wanita tsb untuk meninggalkan sepucuk surat kepada mereka, yang menyatakan bahwa ia memilih berpisah dengan sang pria. Ibu sang pria kuatir anaknya akan terus mencari kekasihnya, dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya. "Walaupun ia kelak bukan suamimu, bukankah Anda ingin melihatnya sebagai seseorang yang berhasil? Ini adalah untuk kebaikan kalian berdua", kata sang ibu.

 Dengan berat hati, sang wanita menulis surat . Ia menjelaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk pergi meninggalkan sang pria. Ia sadar bahwa keberadaannya hanya akan merugikan sang pria. Ia minta maaf karena telah melanggar janji setia mereka berdua, bahwa mereka akan selalu bersama dalam menghadapi penolakan² akibat perbedaan status sosial mereka. Ia tidak kuat lagi menahan penderitaan ini, dan memutuskan untuk berpisah.

 Tetesan air mata sang wanita tampak membasahi surat tersebut.Sang wanita yang malang tsb tampak tidak punya pilihan lain. Ia terjebak antara moral dan cintanya. Sang wanita segera meninggalkan kota itu, sendirian. Ia menuju sebuah desa yang lebih terpencil. Disana, ia bertekad untuk melahirkan dan membesarkan anaknya.

 Tiga tahun telah berlalu. Ternyata wanita tersebut telah menjadi seorang ibu. Anaknya seorang laki². Sang ibu bekerja keras siang dan malam, untuk membiayai kehidupan mereka. Di pagi dan siang hari, ia bekerja di sebuah industri rumah tangga, malamnya, ia menyuci pakaian² tetangga dan menyulam sesuai dengan pesanan pelanggan. Kebanyakan ia melakukan semua pekerjaan ini sambil menggendong anak di punggungnya.

 Walaupun ia cukup berpendidikan, ia menyadari bahwa pekerjaan lain tidak memungkinkan, karena ia harus berada di sisi anaknya setiap saat. Tetapi sang ibu tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya...

 Di usia tiga tahun, suatu saat, sang anak tiba² sakit keras. Demamnya sangat tinggi. Ia segera dibawa ke rumah sakit setempat. Anak tsb harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Biaya pengobatan telah menguras habis seluruh tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini, dan itupun belum cukup. Ibu tsb akhirnya juga meminjam ke sana-sini, kepada siapapun yang bermurah hati untuk memberikan pinjaman.

 Saat diperbolehkan pulang, sang dokter menyarankan untuk membuat sup ramuan, untuk mempercepat kesembuhan putranya. Ramuan tsb terdiri dari obat² herbal dan daging sapi untuk dikukus bersama. Tetapi sang ibu hanya mampu membeli obat² herbal tsb, ia tidak punya uang sepeserpun lagi untuk membeli daging. Untuk meminjam lagi, rasanya tak mungkin, karena ia telah berutang kepada semua orang yang ia kenal, dan belum terbayar.

 Ketika di rumah, sang ibu menangis. Ia tidak tahu harus berbuat apa, untuk mendapatkan daging. Toko daging di desa tsb telah menolak permintaannya, untuk bayar di akhir bulan saat gajian.

 Diantara tangisannya, ia tiba² mendapatkan ide. Ia mencari alkohol yang ada di rumahnya, sebilah pisau dapur, dan sepotong kain. Setelah pisau dapur dibersihkan dengan alkohol, sang ibu nekad mengambil sekerat daging dari pahanya. Agar tidak membangunkan anaknya yang sedang tidur, ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain. Darah berhamburan. Sang ibu tengah berjuang mengambil dagingnya sendiri, sambil berusaha tidak mengeluarkan suara kesakitan yang teramat sangat?..

 Hujan lebatpun turun. Lebatnya hujan menyebabkan rintihan kesakitan sang ibu tidak terdengar oleh para tetangga, terutama oleh anaknya sendiri. Tampaknya langit juga tersentuh dengan pengorbanan yang sedang dilakukan oleh sang ibu.

 Enam tahun telah berlalu, anaknya tumbuh menjadi seorang anak yang tampan, cerdas, dan berbudi pekerti. Ia juga sangat sayang ibunya. Di hari minggu, mereka sering pergi ke taman di desa tersebut, bermain bersama, dan bersama² menyanyikan lagu (kasih ibu kepada beta tak terhinga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia).

 Sang anak juga sudah sekolah. Sang ibu sekarang bekerja sebagai penjaga toko, karena ia sudah bisa meninggalkan anaknya di siang hari.

 Hari² mereka lewatkan dengan kebersamaan, penuh kebahagiaan. Sang anak terkadang memaksa ibunya, agar ia bisa membantu ibunya menyuci di malam hari. Ia tahu ibunya masih menyuci di malam hari, karena perlu tambahan biaya untuk sekolahnya. Ia memang seorang anak yang cerdas.

 Ia juga tahu, bulan depan adalah hari ulang tahun ibunya. Ia berniat membelikan sebuah jam tangan, yang sangat didambakan ibunya selama ini. Ibunya pernah mencobanya di sebuah toko, tetapi segera menolak setelah pemilik toko menyebutkan harganya. Jam tangan itu sederhana, tidak terlalu mewah, tetapi bagi mereka, itu terlalu mahal. Masih banyak keperluan lain yang perlu dibiayai.

 Sang anak segera pergi ke toko tsb, yang tidak jauh dari rumahnya. Ia meminta kepada kakek pemilik toko agar menyimpan jam tangan tsb, karena ia akan membelinya bulan depan. "Apakah kamu punya uang?" tanya sang pemilik toko. "Tidak sekarang, nanti saya akan punya", kata sang anak dengan serius.

 Ternyata, bulan depan sang anak benar² muncul untuk membeli jam tangan tsb. Sang kakek juga terkejut, kiranya sang anak hanya main².

 Ketika menyerahkan uangnya, sang kakek bertanya "Dari mana kamu mendapatkan uang itu? Bukan mencuri kan ?". "Saya tidak mencuri, kakek.

 Hari ini adalah hari ulang tahun ibuku. Saya biasanya naik becak pulang pergi ke sekolah. Selama sebulan ini, saya berjalan kaki saat pulang dari sekolah ke rumah, uang jajan dan uang becaknya saya simpan untuk beli jam ini. Kakiku sakit, tapi ini semua untuk ibuku. O ya, jangan beritahu ibuku tentang hal ini. Ia akan marah" kata sang anak. Sang pemilik toko tampak kagum pada anak tsb.

 Seperti biasanya, sang ibu pulang dari kerja di sore hari. Sang anak segera memberikan ucapan selamat pada ibu, dan menyerahkan jam tangan tsb. Sang ibu terkejut bercampur haru, ia bangga dengan anaknya. Jam tangan ini memang adalah impiannya. Tetapi sang ibu tiba² tersadar, dari mana uang untuk membeli jam tsb. Sang anak tutup mulut, tidak mau menjawab.

 "Apakah kamu mencuri, Nak?" Sang anak diam seribu bahasa, ia tidak ingin ibu mengetahui bagaimana ia mengumpulkan uang tersebut.

 Setelah ditanya berkali² tanpa jawaban, sang ibu menyimpulkan bahwa anaknya telah mencuri. "Walaupun kita miskin, kita tidak boleh mencuri. Bukankah ibu sudah mengajari kamu tentang hal ini?" kata sang ibu.

 Lalu ibu mengambil rotan dan mulai memukul anaknya. Biarpun ibu sayang pada anaknya, ia harus mendidik anaknya sejak kecil. Sang anak menangis, sedangkan air mata sang ibu mengalir keluar. Hatinya begitu perih, karena ia sedang memukul belahan hatinya. Tetapi ia harus melakukannya, demi kebaikan anaknya.

 Suara tangisan sang anak terdengar keluar. Para tetangga menuju ke rumah tsb heran, dan kemudian prihatin setelah mengetahui kejadiannya. "Ia sebenarnya anak yang baik", kata salah satu tetangganya.

 Kebetulan sekali, sang pemilik toko sedang berkunjung ke rumah salah satu tetangganya yang merupakan familinya.

 Ketika ia keluar melihat ke rumah itu, ia segera mengenal anak itu. Ketika mengetahui persoalannya, ia segera menghampiri ibu itu untuk menjelaskan. Tetapi tiba² sang anak berlari ke arah pemilik toko, memohon agar jangan menceritakan yang sebenarnya pada ibunya.

 "Nak, ketahuilah, anak yang baik tidak boleh berbohong, dan tidak boleh menyembunyikan sesuatu dari ibunya". Sang anak mengikuti nasehat kakek itu. Maka kakek itu mulai menceritakan bagaimana sang anak tiba² muncul di tokonya sebulan yang lalu, memintanya untuk menyimpan jam tangan tsb, dan sebulan kemudian akan membelinya. Anak itu muncul siang tadi di tokonya, katanya hari ini adalah hari ulang tahun ibunya. Ia juga menceritakan bagaimana sang anak berjalan kaki dari sekolahnya pulang ke rumah dan tidak jajan di sekolah selama sebulan ini, untuk mengumpulkan uang membeli jam tangan kesukaan ibunya.

 Tampak sang kakek meneteskan air mata saat selesai menjelaskan hal tsb, begitu pula dengan tetangganya. Sang ibu segera memeluk anak kesayangannya, keduanya menangis dengan tersedu-sedu."Maafkan saya, Nak."

 "Tidak Bu, saya yang bersalah".

 Sementara itu, ternyata ayah dari sang anak sudah menikah, tetapi istrinya mandul. Mereka tidak punya anak. Sang ortu sangat sedih akan hal ini, karena tidak akan ada yang mewarisi usaha mereka kelak.

 Ketika sang ibu dan anaknya berjalan² ke kota , dalam sebuah kesempatan, mereka bertemu dengan sang ayah dan istrinya. Sang ayah baru menyadari bahwa sebenarnya ia sudah punya anak dari darah dagingnya sendiri. Ia mengajak mereka berkunjung ke rumahnya, bersedia menanggung semua biaya hidup mereka, tetapi sang ibu menolak. Kami bisa hidup dengan baik tanpa bantuanmu.

 Berita ini segera diketahui oleh orang tua sang pria. Mereka begitu ingin melihat cucunya, tetapi sang ibu tidak mau mengizinkan.

 Di pertengahan tahun, penyakit sang anak kembali kambuh. Dokter mengatakan bahwa penyakit sang anak butuh operasi dan perawatan yang konsisten. Kalau kambuh lagi, akan membahayakan jiwanya.

 Keuangan sang ibu sudah agak membaik, dibandingkan sebelumnya. Tetapi biaya medis tidaklah murah, ia tidak sanggup membiayainya.

 Sang ibu kembali berpikir keras. Tetapi ia tidak menemukan solusi yang tepat. Satu²nya jalan keluar adalah menyerahkan anaknya kepada sang ayah, karena sang ayahlah yang mampu membiayai perawatannya.

 Maka di hari Minggu ini, sang ibu kembali mengajak anaknya berkeliling kota , bermain² di taman kesukaan mereka. Mereka gembira sekali, menyanyikan lagu (kasih ibu kepada beta tak terhinga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia).  lagu kesayangan mereka. Untuk sejenak, sang ibu melupakan semua penderitaannya, ia hanyut dalam kegembiraan bersama sang anak.

 Sepulang ke rumah, ibu menjelaskan keadaannya pada sang anak. Sang anak menolak untuk tinggal bersama ayahnya, karena ia hanya ingin dengan ibu.

 "Tetapi ibu tidak mampu membiayai perawatan kamu, Nak" kata ibu. "Tidak apa² Bu, saya tidak perlu dirawat. Saya sudah sehat, bila bisa bersama² dengan ibu. Bila sudah besar nanti, saya akan cari banyak uang untuk biaya perawatan saya dan untuk ibu. Nanti, ibu tidak perlu bekerja lagi, Bu", kata sang anak. Tetapi ibu memaksa akan berkunjung ke rumah sang ayah keesokan harinya. Penyakitnya memang bisa kambuh setiap saat.

 Disana ia diperkenalkan dengan kakek dan neneknya. Keduanya sangat senang melihat anak imut tersebut. Ketika ibunya hendak pulang, sang anak meronta² ingin ikut pulang dengan ibunya. Walaupun diberikan mainan kesukaan sang anak, yang tidak pernah ia peroleh saat bersama ibunya, sang anak menolak. "Saya ingin Ibu, saya tidak mau mainan itu", teriak sang anak dengan nada yang polos. Dengan hati sedih dan menangis, sang ibu berkata "Nak, kamu harus dengar nasehat ibu. Tinggallah di sini. Ayah, kakek dan nenek akan bermain bersamamu." "Tidak, aku tidak mau mereka. Saya hanya mau ibu, saya sayang ibu, bukankah ibu juga sayang saya? Ibu sekarang tidak mau saya lagi", sang anak mulai menangis.

 Bujukan demi bujukan ibunya untuk tinggal di rumah besar tsb tidak didengarkan anak kecil tsb. Sang anak menangis tersedu² "Kalau ibu sayang padaku, bawalah saya pergi, Bu". Sampai pada akhirnya, ibunya memaksa dengan mengatakan "Benar, ibu tidak sayang kamu lagi. Tinggallah disini", ibunya segera lari keluar meninggalkan rumah tsb. Tampak anaknya meronta² dengan ledakan tangis yang memilukan.

 Di rumah, sang ibu kembali meratapi nasibnya. Tangisannya begitu menyayat hati, ia telah berpisah dengan anaknya. Ia tidak diperbolehkan menjenguk anaknya, tetapi mereka berjanji akan merawat anaknya dengan baik. Diantara isak tangisnya, ia tidak menemukan arti hidup ini lagi. Ia telah kehilangan satu²nya alasan untuk hidup, anaknya tercinta.

 Kemudian ibu yang malang itu mengambil pisau dapur untuk memotong urat nadinya. Tetapi saat akan dilakukan, ia sadar bahwa anaknya mungkin tidak akan diperlakukan dengan baik. Tidak, ia harus hidup untuk mengetahui bahwa anaknya diperlakukan dengan baik. Segera, niat bunuh diri itu dibatalkan, demi anaknya juga.

 Setahun berlalu. Sang ibu telah pindah ke tempat lain, mendapatkan kerja yang lebih baik lagi. Sang anak telah sehat, walaupun tetap menjalani perawatan medis secara rutin setiap bulan.

 Seperti biasa, sang anak ingat akan hari ulang tahun ibunya.Uang pun dapat ia peroleh dengan mudah, tanpa perlu bersusah payah mengumpulkannya. Maka, pada hari tsb, sepulang dari sekolah, ia tidak pulang ke rumah, ia segera naik bus menuju ke desa tempat tinggal ibunya, yang memakan waktu beberapa jam. Sang anak telah mempersiapkan setangkai bunga, sepucuk surat yang menyatakan ia setiap hari merindukan ibu, sebuah kartu ucapan selamat ulang tahun, dan nilai ujian yang sangat bagus. Ia akan memberikan semuanya untuk ibu.

 Sang anak berlari riang gembira melewati gang-gang kecil menuju rumahnya. Tetapi ketika sampai di rumah, ia mendapati rumah ini telah kosong.

 Tetangga mengatakan ibunya telah pindah, dan tidak ada yang tahu kemana ibunya pergi. Sang anak tidak tahu harus berbuat apa, ia duduk di depan rumah tsb, menangis "Ibu benar² tidak menginginkan saya lagi."

 Sementara itu, keluarga sang ayah begitu cemas, ketika sang anak sudah terlambat pulang ke rumah selama lebih dari 3 jam. Guru sekolah mengatakan semuanya sudah pulang. Semua tempat sudah dicari, tetapi tidak ada kabar.

 Mereka panik. Sang ayah menelpon ibunya, yang juga sangat terkejut. Polisi pun dihubungi untuk melaporkan anak hilang.

 Ketika sang ibu sedang berpikir keras, tiba² ia teringat sesuatu. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ia terlalu sibuk sampai melupakannya. Anaknya mungkin pulang ke rumah. Maka sang ayah dan sang ibu segera naik mobil menuju rumah tsb. Sayangnya, mereka hanya menemukan kartu ulang tahun, setangkai bunga, nilai ujian yang bagus, dan sepucuk surat anaknya. Sang ibu tidak mampu menahan tangisannya, saat membaca tulisan² imut anaknya dalam surat itu.

 Hari mulai gelap. Mereka sibuk mencari di sekitar desa tsb, tanpa mendapatkan petunjuk apapun. Sang ibu semakin resah. Kemudian sang ibu membakar dupa, berlutut di hadapan altar Dewi Kuan Im, sambil menangis ia memohon agar bisa menemukan anaknya.

 Seperti mendapat petunjuk, sang ibu tiba² ingat bahwa ia dan anaknya pernah pergi ke sebuah mushola di desa tsb. Ibunya pernah berkata, bahwa bila kamu memerlukan pertolongan, mohonlah kepada tuhan yang Maha kasih.dan maha penyayang Tuhan pasti akan menolongmu, jika niat kamu baik.

 Ibunya memprediksikan bahwa anaknya mungkin pergi ke mushola tsb untuk memohon agar bisa bertemu dengan dirinya.

 Benar saja, ternyata sang anak berada di sana . Tetapi ia pingsan, demamnya tinggi sekali. Sang ayah segera menggendong anaknya untuk dilarikan ke rumah sakit. Saat menuruni tangga mushola, sang ibu terjatuh dari tangga, dan berguling² jatuh ke bawah.

 Sepuluh tahun sudah berlalu. Kini sang anak sudah memasuki bangku kuliah. Ia sering beradu mulut dengan ayah, mengenai persoalan ibunya. Sejak jatuh dari tangga, ibunya tidak pernah ditemukan. Sang anak telah banyak menghabiskan uang untuk mencari ibunya kemana², tetapi hasilnya nihil.

 Siang itu, seperti biasa sehabis kuliah, sang anak berjalan bersama dengan teman wanitanya. Mereka tampak serasi. Saat melaju dengan mobil, di persimpangan sebuah jalan, ia melihat seorang wanita tua yang sedang mengemis. Ibu tsb terlihat kumuh, dan tampak memakai tongkat. Ia tidak pernah melihat wanita itu sebelumnya. Wajahnya kumal, dan ia tampak berkomat-kamit.

 Di dorong rasa ingin tahu, ia menghentikan mobilnya, dan turun bersama pacar untuk menghampiri pengemis tua itu. Ternyata sang pengemis tua sambil mengacungkan kaleng kosong untuk minta sedekah, ia berucap dengan lemah "Dimanakah anakku? Apakah kalian melihat anakku?"

 Sang anak merasa mengenal wanita tua itu. Tanpa disadari, ia segera menyanyikan lagu (kasih ibu kepada beta tak terhinga sepanjang masa hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia). dengan suara perlahan, tak disangka sang pengemis tua ikut menyanyikannya dengan suara lemah. Mereka berdua menyanyi bersama. Ia segera mengenal suara ibunya yang selalu menyanyikan lagu tsb saat ia kecil, sang anak segera memeluk pengemis tua itu dan berteriak dengan haru "Ibu? Ini saya ibu".

 Sang pengemis tua itu terkejut, ia meraba² muka sang anak, lalu bertanya,

 "Apakah kamu ??..(nama anak itu)?" "Benar bu, saya adalah anak ibu?".

 Keduanya pun berpelukan dengan erat, air mata keduanya berbaur membasahi bumi.

 Karena jatuh dari tangga, sang ibu yang terbentur kepalanya menjadi hilang ingatan, tetapi ia setiap hari selama sepuluh tahun terus mencari anaknya, tanpa peduli dengan keadaaan dirinya. Sebagian orang menganggapnya sebagai orang gila.


 


I B U














Saat senang aku cari pasanganku ..
Saat sedih aku cari ibu ....

Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku ..
Saat gagal aku ceritakan pada ibu ...

Saat bahagia aku peluk erat pasanganku ..
Saat sedih aku peluk erat ibuku ...

Saat liburan aku bawa pasanganku ..
Saat aku sibuk, anak dianter ke rumah ibu ...

Selalu aku ingat pasanganku ..
Selalu ibu yang ingat aku ...

Setiap saat aku akan telpon pasanganku ..
Kalau ingat saja aku akan telpon ibu ...

Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku ..
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu ...

Renungkanlah ..:

"Kalau kau sudah gajian saat berkerja ...
sudahkah kau kirim uang untuk ibu ..?

Ibu tidak minta banyak... lima puluh sebulan pun "cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya ........

Tapi kalau ibu sudah tiada ..........
Ibu aku RINDU....... AKU RIIINDDUU ... SANGAT RINDU ....

Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya dikala beliau sakit ....?

berapa banyak yang sanggup melap/bersihkan muntah ibunya .....?

berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya .....?
berapa banyak yang sanggup. membuang nanah dan membersihkan luka ibunya ..?

berapa banyak yang sanggup cuti kerja untuk menjaga ibunya yg sedang sakit ...?

Dan akhir sekali .... berapa banyak yang mensholati JENAZAH ibunya ......?

JANGAN !! ditunda untuk membahagiakan orangtua,selagimasih bisa dan selagi mereka masih ada, BAHAGIAKANLAH mereka, sebelum HANYA BISA mengirim do'a.

Minggu, 26 Mei 2013

MAKNANE HURUP JOWO (ho no co ro ko dan sterusnya)

HO : hono hurip wening suci : adanya hidup adalah dari yang maha  suci.

 

NO : nur condro warsitanin condro : pengharapan manusia hanya slalu kesinar illah
 

CO : cipto wening cipto mandulu : arah dan tujuan pada yang maha tunggal

RO : rosoningsung handulisih : rasa cinta sejati muncul dari kasih nurani

KO : karsoningsun memayu hayuning bawono : hasrat diarahkan untuk kesejahtera'an alam

DO : dumadining dzat kang tanpo winangenan : menerima hidup apa adanya

TO : tatas tutus titis titiwibowo : mendasar totalitas dlm memandang hidup

SO : sifat ingsun handulu sifatulloh : membentuk kasih sayang sperti kasih tuhan

WO : wujud hono tan keno kiniro : ilmu manusia hanya terbatas, namun implikasinya bisa tanpa batas

LO : lir handayu pasebanjati : mengalirkan hidup semata pada tuntunan illahi

PO : papan kang tanpo kiblat : hakekat illahi yang datang dari sgala arah

DHO : duwur wekasane endek kawitane : untuk bisa di atas tentu di mulai dari dazar

JO : jumbuhin kawulo lan gusti : slalu berusaha menyatu dgn kehendaknya

YO : yakin marang samu barang tumindak : percaya kehendak ilahi

NYO : nyoto tanpo moto : belajar pada guru nurani

MO : mantep madep manembah maring illahi : yakin daalam menyembah illahi

GO : guru sejati sing muruko : belajar guru nurani

BO : bayu sejati kang andalani : menyelaraskan diri dngan alam

THO : tukul soko niat : sesuatu di mulai niat suci

NGO : ngrasuk busananing manungso : melepas egois pribadi

Cara Memasang / Memberi Lagu Pada Blog

ni ada cara memasang lagu pada blog yang sudah banyak digunakan para blogger mania,,,,,,,,

          1. Login ke akun blog anda
          2. Pilih Tata Letak
          3. Tambahkan Gadjet anda 
 Pilih HTML/Javascript
          4. Cari kode lagu yang kalian inginkan di link ini: 

http://www.divine-music.info/ (khusus lagu inggris) 

atau mau lagu indonesia,ini linknya!!!

http://www.fullmusik.net/

kodenya kayak gini:

Cara Memasang Lagu Pada Blog


 5.Lalu copy kode embednya terus masukkan ke Html/Javascript tadi.

selamat mencoba.......

kadangkala hati brkata laiin

aku bingung,,, ya kata itu yang ada dalam pikiran ku ketika aku hendak memutuskan pada siapa hati ini aku bagi, namun apakah sesulit itu kebingungan aku??? jawabannya adalah tidak jauh dari siapa aku pilih tempat berbagi hati.. suatu saat aku berpikir lebih baik sendiri dari pada harus berbagi. namun lagi-lagi aku bingung sebab untuk apa aku hidup jika tidak bisa berbagi. dengan indahnya kebersamaan membuat aku jadi ingin berbagi, namun satu lagi pertanyaan muncul, pertanyaan yang sangat sulit untuk ku jawab, yaitu pertanyaan pada siapa aku akan berbagi
jelas memang cinta itu buta, tapi bagaimana bisa cinta itu memilih, itulah yang terkadang menjadi sesuatu yang tidak lazim ditemukan…
cinta memang tidak sekedar memahami bagaimana hati seseorang dan kasih sayang yang tumpah dari sebuah peraduan, namun peraduan seperti apa yang akan kau cari??? pertanyaan ini yang akan mengeliat di kepala mu dan sejauh mana kebahagian akan kau dapati???
kembalilah kepada apa yang kau anggap paling nyaman sebab dengan kenyamanan membuat diri kita menjadi rilleks dan menjadi tenang namun sejauh mana hubungannya dengan cinta??? ya cinta yang tak memiliki kenyamanan saat saling bersama dan ketenangan saat ada disampingnya itu bukan cinta tapi itu adalah sebagian dari kesalahan menafsirkan cinta yang sebenarnya
jadikanlah cinta itu sebagai hembusan dan jadikanlah hati sebagai anginnya dengan begitu cinta dan hati akan selalu bersama ….
disaat cinta itu berhebus maka dia akan menjadi sebuah kebahagiaan dan ketenangan yang membuat hati kita sejuk….
mulai dar sekarang dan tak mengenal kata terlambat pilihlah seseorang sebagai orang yang kamu cintai sampai akhir hayat dan janganlah menyerah mencari cinta sebab cinta tak akan pernah ada jika ia tiada dicari….
tapi kembali lagi timbul pertanyaan pada pikiran ku, siapakah cintaku????

Sabtu, 25 Mei 2013

MiruTV.com | Learning by Watching TV

MiruTV.com | Learning by Watching TV

KISAH SEMUT DAN LALAT

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

“Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar,” katanya. Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, “Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?” “Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita.”

Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi, “Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?”

Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab, “Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama.” Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius, “Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini.”

" Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda"

Kamis, 23 Mei 2013

][ 7 KEAJAIBAN Setelah MENANGIS ][

Siapa bilang menangis tak ada gunanya? Kelamaan menangis memang bisa bikin mata merah dan bengkak. Tapi jangan salah, menangis dan mengeluarkan air mata ternyata bisa jadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Apa saja?

Dikutip dari Beliefnet, ini dia 7 keajaiban yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan berair mata.

1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang, jadi bukan hanya mata itu sendiri. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteriyang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang
air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun.
Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannyalewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres? Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin.
Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang menangis setelah menceritakan masalahnya di depan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan juga bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega.

Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega. Keluarkanlah masalah di pikiranmu lewat menangis, jangan dipendam karena Anda bisa menangis meledak-ledak.
Jadi, tidak apa-apa kalau Anda menangis sesekali.

Minggu, 19 Mei 2013

-= 10 keperibadian luar biasa =-

1. Ketulusan.
Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi.
Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan­ fakta.

2. Kerendahan Hati
Sikap rendah hati mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.

3. Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.

4. Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.

5. Keceriaan
Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.

6. Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh- sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.

7. Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.

8. Kebesaran Jiwa Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.

9. Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini 'ringan'. Dia tidak suka membesar-besark­an masalah kecil atau berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stres dengan masalah-masalah­ yang berada di luar kontrolnya.

10. Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
(sumber : A.wongso)

Sang mantan


  • Makasih udah mau singgah dan memberi kebahagiaan didalam hidup ku walaupun kebahagiaan itu tak berangsur lama ..namun itu udh cukup buat ku merasakan arti cinta sesungguhnya,kini ku harus belajar buat ngelupain sosokmu yg sangat berharga dalam hidupku ..mungkin itu sangat sulit untuk aku lakukan tpi itu harus aku lakukan..tetesan air mata itu lah yg selalu temani aku saat aku mengenang dirimu ..hari demi hari aku jalani dengan penuh kebimbangan dalam hati ..sering kali hatikhu berkata'' tak ingin ku liat kau berada disisi orang lain'' namun itu adalah kepedihan yg harus aku jalan kini aku bukan siapa'' lagi dihidupmu ..mungkin hanya sekedar masa lalu yg wajib dilupakan ..namun apa kmu tau yg ada di hati kecilku yg tak pernah bo'ong ini?? pasti'nya kmu gk tau kan !! karena kamu adalah sosok yg telah mengajarikhu arti kesetiaan ..munkin cara yg kau lakukan buat mengajari aku arti kesetiaan sangatlah menyakitkan namun cara itu benar'' membuat ku berubah ..namun sekarang aku harus kehilanganmu disaat aku udh benar'' mengerti arti kesetiaan sayang & cinta kepadamu ..hanya karna sifat ku yg tak bisa kau mengerti ... maafin aku ya jika aku sering nyakitin kamu & aku selalu buat kamu BETE ma aku ..sekarang aku hanya bisa berdo'a agar kmu bisa dapetin sosok suami yg sangat'' baik & tak pernah buat kmu terluka ..sosok yg cakep hati'nya & wajahnya. 

  • Dan buat laki" yang berhasil mengisi hatimu :aku minta tolong jaga dia baik'' jangan pernah kau buat dia terluka ..buatlah dia selalu tersenyum & buat hari''nya bahagia bersamamu ..aku tak ingin melihat orang yg aku cintai dulu terluka ..aku emang gk rela liat kmu ada dihati'nya tapi itu juga buat kebahagiaannya jdi aku akan mencoba rela .. :)


Sabtu, 18 Mei 2013

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

Inspirasi! Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia. Luar Biasa, Optimisme Gadis ini dalam Menunjukkan Prestasinya. Memiliki Riwayat Hidup yang menyedihkan ketika dia berusia 3 tahun, Sichuan gadis asal Lei Qingyao ini kehilangan kedua tangannya akibat kecelakaan listrik tegangan tinggi.

Namun kecelakaan tersebut tidak membuat dia menyerah dan berpasrah diri dalam menghadapi Hidup ini. Sichuan pun berkata Sebuah Percaya Diri dapat menutupi Penderitaan, Kekurangan, dan Perjuangan untuk Meraih Kesuksesan Yang Kita Tidak Pernah Tahu.

Gadis ini tidak hanya belajar berpakaian, memasak, makan, berenang, dan menggambar dengan kakinya, dia juga membintangi film, dan memenangkan penghargaan besar. Sekarang, dia seorang mahasiswa menjelang lulus, dan pada saat yang sama, VP untuk di Provinsi Sichuan Kota Chengdu Wenjiang Kabupaten Asosiasi Penyandang Cacat.

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

Baru-baru ini, disertai dengan sahabatnya, ini ‘Oriental Venus’ dan ‘Patah-Arm Angel’ menghadiri sebuah televisi kencan acara [ Fei Cheng Wu Rao ], tapi sebelum acara itu disiarkan, pasca internet sahabatnya sudah pindah banyak orang. Foto [di atas] adalah 8 Maret 2012, selama perekaman acara, dengan Lei Qingyao di panggung menggunakan kakinya untuk menulis kaligrafi. Berikut ini foto-foto selengkapnya :

Foto Cantik Lei Qingyao selama Kontes Kencan berlangsung

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

Lei Qingyao menyanyikan "Sayap Invisible" [lagu tema untuk film Wings Tak Terlihat]

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

23 September 2008, yang Golden Rooster 17 Tahunan dan Seratus Bunga Film Festival Upacara Award diadakan di Dalian. Lei Qingyao dihormati dengan Penghargaan Best Newcomer.

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

13 September 2008, Dalian, di karpet merah Golden Rooster ke-17 dan Seratus Bunga Penghargaan. Lei Qingyao (kedua kanan) di tempat kejadian.

Kisah Inspirasi Gadis Tanpa Tangan Taklukkan Dunia

9 September 2007 sore, Departemen Propaganda dari Provinsi Shaanxi Komite Partai diadakan pemutaran perdana dan menghormati upacara Wings film Invisible di Teater Rakyat Xian. Lei Qingyao beristirahat selama istirahat dalam acara tersebut.



2007 Juli 8 malam, upacara pembukaan Pekan Film 3rd Beijing International Sports. Sayap tak terlihat aktris Lei Qingyao pada upacara pembukaan.


Selasa, 14 Mei 2013

==MENGENANG MANTAN==

Pernah gak kamu coba mengenang tentang kita?
Coba bayangkan Pertama kali kita kenal? Bagaimana kita bisa dekat?

Kemana saja kita pergi?
Apa saja yang kita lewati berdua?

Saat kita marahan dan baikan..
Saat kita menangis bersama..
Saat aku tertawa karenamu..
Saat aku bertingkah konyol di depanmu..
Saat pelukanmu menenangkanku..­
Saat aku marah-marah dan buatmu penat?
saat kamu di marahin orang tua kamu

sekarang saat itu tak ada lagi..
Tiba-tiba suara cerewet kamu gak ada..
Saat gak ada miss call...
Tak ada teleponmu yang harus aku angkat..
Tak ada smsmu yang harus aku balas..

Yang menaikkan emosiku..
Tak ada suara marah dan tangisanmu yang memuakkan kamu lagi..

Saat itu apa kamu LEGA..??

Senin, 13 Mei 2013

DILARANG MEMAKAI JILBAB OLEH ORANG TUANYA SENDIRI

Benar-benar menyedihkan sekali cerita ini dan mungkin dunia ini sudah gila kali ya ?!

Ada seorang anak, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah mantab dan tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab.

Setelah membeli beberapa pakaian muslimah lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah dengan hati suka cita.

Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya.

Ketika dia ke luar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.

Anak itu tentu merasa terpukul sekali…bayangka­n: Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya, akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang- tua dan anak bila ia berkeras memakainya.

Dia tidak akan diakui anak selamanya bila ia tetap menggunakan jilbab.

Anak itu sedih sejadi-jadi nya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.

Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya agar ia diperbolehkan memakai jilbab. Apa daya sang guru pun menolak.

Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad nya dimana ia berguru untuk membujuk orang tuanya agar ia diizinkan memakai jilbab.

Hasilnya ? Ustadnya pun menolak untuk memperjuangkann­ ­ya.
Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu.
Dia merasa betul2 sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab.

Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan jalan terakhir.
Dia berkata pada orang tuanya: “Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan gantung diri … !!”

Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu.

Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan lirih: "Yanto, Yanto! Kalau kamu anak perempuan terserah kamu. Kamu ini kan anak laki-laki kok pakai jilbab? Memang kamu ini anak gak waras"

Kisah Renungan

"Ibu, masakin air bu. Aku mau mandi pakai air hangat," seorang anak meminta ibunya menyiapkan air hangat untuk mandinya.

Sang ibu dengan ikhlas melaksanakan apa yang diperintah oleh sang anak.
Dengan suara lembut ibunya menyahut, "Iya, tunggu sebentar
ya sayang!"
"Jangan terlalu lama ya Bu!
Soalnya saya ada janji sama teman." ujar sang anak.

Tidak lama kemudian sang ibu telah usai menyiapkan air hangat untuk buah hatinya."Nak, air hangatnya sudah siap." ibu itu memberi tahu.
"Lama sekali sih Bu..." sang anak sedikit membentak.

Setelah selesai mandi dan berpakaian rapi, sang anak berpamitan kepada ibunya, "Bu, saya keluar dulu ya, mau jalan-jalan sama teman."
"Mau kemana nak?" tanya sang ibu.
"Kan sudah aku bilang, aku mau keluar jalan-jalan sama teman"
Kata sang anak sambil mengerutkan dahi.

Malam harinya, sang anak pulang dari jalan-jalan, sesampainya di rumah ia merasa kesal karena ibunya tidak ada di rumah.

Padahal perutnya sangat lapar, di meja makan tidak ada makanan apa pun.

Beberapa saat kemudian, ibunya datang sambil mengucapkan salam "Assalamu'alaikum.. Nak, kamu sudah pulang? Sudah dari tadi?"
"Hah, ibu dari mana saja. Saya ini lapar, mau makan tidak ada makanan di meja makan.
Seharusnya kalau ibu mau keluar itu masak dulu..." kata si anak dengan suara sangat lantang.

Sang ibu mencoba menjelaskan sambil memegang tangan anaknya, "Begini sayang, kamu jangan marah dulu. ibu tadi keluar bukan untuk urusan yang tidak penting, kamu belum tahukan kalau istrinya Pak Rahman meninggal?"
"Meninggal? Padahal tidak sakit apa-apa kan Bu?" sang anak sedikit kaget, nada suaranya juga tidak tinggi lagi.
"Dia meninggal waktu Maghrib tadi. Dia meninggal saat melahirkan anaknya. Kamu juga harus tahu nak, seorang ibu itu bertaruh nyawa saat melahirkan anaknya," ibu memberikan penjelasan.

Hati sang anak mulai terketuk, dengan suara lirih ia bertanya pada ibunya, "Itu artinya, ibu saat melahirkanku juga begitu? Ibu juga merasakan sakit yang luar biasa juga?"
"Iya anakku. Saat itu ibu harus berjuang menahan rasa sakit yang luar biasa. Namun, ada yang lebih sakit dari sekedar melahirkanmu nak." sang ibu menjawab.
"Apa itu Bu?" sang anak ingin mengerti apa yang melebihi rasa sakit ibunya saat melahirkan dia.

Sang ibu tak mampu menahan air mata yang mengalir dari setiap sudut matanya seraya berkata,
"Rasa sakit saat ibu melahirkanmu itu tak seberapa, bila di bandingkan dengan rasa sakit yang ibu rasakan saat dirimu membentak ibu dengan suara lantang, saat kau menyakiti hati ibu nak."

Si anak langsung menangis dan memohon ampun atas apa yang telah diperbuat selama ini pada ibunya...

Sahabat,
Sekali saja kita membentak orang tua. Hal itu telah membuat hatinya bergetar. Jika hati orang tua kita bergetar karena ucapan kita yang kasar, tanpa kita sadari hal itu telah menyebabkan umur beliau lebih pendek.